Home
WAHAI PARA ORANG TUA

WAHAI PARA ORANG TUA

WAHAI PARA ORANGTUA, Wahai kamu yang sudah menjadi orang tua dan diamanahkan buah hati kepadamu dari Sang Pencipta, tetaplah bersungguh sungguh dalam mengemban amanah tersebut dan bahwasanya. Amanah itu yang dapat membawamu ke Surga maupun ke Neraka. Amanah yang sungguh berat namun sangat dinanti pasangan suami – istri guna menyambung dan melanjutkan peranan dakwah dari orangtuanya. dan Allah berfirman :

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَاَهْلِيْكُمْ نَارًا وَّقُوْدُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلٰۤىِٕكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُوْنَ اللّٰهَ مَآ اَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُوْنَ مَا يُؤْمَرُوْنَ – ٦

Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. ( Qs. At Tahrim ayat 6 )

Dari dalil diatas Allah memerintahkan kita selaku orangtua agar menjauhkan diri dan keluarga dari api neraka. dan hal ini menjadikan kita semakin sadar bahwasanya menjauhkan diri dari api neraka itu butuh ilmu / pendidikan guna sebagai bekal kita untuk menghadapi fitnah dunia yang sangat nyata adanya terutama di zaman teknologi yang sangat berkembang pesatnya. namun kita pula selaku orang tua tidak bisa juga memberikan pendidikan sebagaimana dulu kita mengenyam pendidikan di waktu lampau, seperti sebuah ungkapan Ali bin Abi Thalib yang cukup fenomenal mengenai pendidikan anak yakni :

“Ajarilah anak-anakmu sesuai dengan zamannya, karena mereka hidup di zaman mereka bukan pada zamanmu. Sesungguhnya mereka diciptakan untuk zamannya, sedangkan kalian diciptakan untuk zaman kalian”.

Maka dari itu perlunya kita menjaga kualitas pendidikan keluarga kita baik itu dari pasangan kita maupun buah hati kita. dan jangan kita tampilkan sesuatu yang tidak mencerminkan Al Qur’an maupun Assunnah di keluarga kita. Buah hati kita adalah investasi kita baik di dunia maupun di akhirat nanti. maka kita wajib menjaga dan memastikan ke islaman keluarga kita hingga ajal kita tiba, sebagaimana Nabi Yaqub kepada keturunannya di sampaikan dalam Firman Allah Ta’alla :

اَمْ كُنْتُمْ شُهَدَاۤءَ اِذْ حَضَرَ يَعْقُوْبَ الْمَوْتُۙ اِذْ قَالَ لِبَنِيْهِ مَا تَعْبُدُوْنَ مِنْۢ بَعْدِيْۗ قَالُوْا نَعْبُدُ اِلٰهَكَ وَاِلٰهَ اٰبَاۤىِٕكَ اِبْرٰهٖمَ وَاِسْمٰعِيْلَ وَاِسْحٰقَ اِلٰهًا وَّاحِدًاۚ وَنَحْنُ لَهٗ مُسْلِمُوْنَ – ١٣٣

Apakah kamu menjadi saksi saat maut akan menjemput Yakub, ketika dia berkata kepada anak-anaknya, “Apa yang kamu sembah sepeninggalku?” Mereka menjawab, “Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu yaitu Ibrahim, Ismail dan Ishak, (yaitu) Tuhan Yang Maha Esa dan kami (hanya) berserah diri kepada-Nya.” ( Qs. Al Baqarah ayat 133 ).

Salah satu upaya yang harus kita terhadap pendidikan islam pada anak adalah dengan menyekolahkan anaknya di lembaga pendidikan islam yang berkualitas seperti Pondok pesantren yang mampu membimbing anak baik dalam bidang agama maupun bidang lainnya, karena anak akan mendapatkan guru yang sesuai dengan apa yang diharapkan oleh orang tuanya. memang, orang tua tidak menjaga secara langsung pendidikan islam anaknya. tetapi, setidaknya anak akan mendapatkan lingkungan baik yang mampu mengarahkan anaknya agar selalu taat kepada Allah Subahanahu wata’ala.

Marilah kita perhatikan bersama keluarga kita dalam hal pendidikan islam nya, sudah sejauh manakah yang dapat kita tanamkan untuk keluarga kita atau bekal kita dalam menjauhkan Api Neraka dari keluarga tercinta kita sebagai orangtua. dan semoga kita di pertemukan oleh Allah di Surga dengan keluarga kita.

Aamiin Yaa Rabbal ‘Aalamiin

Oleh: Aditya Janu

20 Comments

Leave a Comment

*

*