Home
URGENSINYA BELAJAR BAHASA ARAB

URGENSINYA BELAJAR BAHASA ARAB

Oleh: Oktia

Berbicara tentang bahasa sudah sepaket dengan corak peradaban yang mewarnai manusia. Dibalik tanda tanda penemuan , perkembangan ilmu pengetahuan baik itu dari aspek teknologi, arsitektur, kesenian, ada bahasa yang memainkan peran dalam melahirkan buah buah pemikiran. Islam pernah menjadi marcusuar peradaban selama hampir 14 abad yang kemudian melahirkan torehan emas dari para ilmuan muslim yang sampai sekarang kita rasakan manfaatnya. pada masa kegemilangan islam, tidak sedikit dijumpai muslim yang mendapati gelar polymath (manusia yang ahli berbagai bidang) yang ahli kimia,astronomi, fisika, matematika juga sekaligus ahli tafsir, hadits, dan fiqh. Budaya islam menjadi tren setter dunia, sedangkan bahasa arab menjadi bahasa internasional yang dikenal 3/4 dunia. Dengan kehebatan islam yang yang tak terkalahkan menjadi pertanyaan besar bagi kita mengapa kondisi ummat islam hari ini begitu diametral dengan kejayaan islam silam?

Dalam quran surat ali imran ayat 110 Allah berfirman :

كُنتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِٱلْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ ٱلْمُنكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِٱللَّهِ ۗ وَلَوْ ءَامَنَ أَهْلُ ٱلْكِتَٰبِ لَكَانَ خَيْرًا لَّهُم ۚ مِّنْهُمُ ٱلْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرُهُمُ ٱلْفَٰسِقُونَ

”Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik”

2/3 Al Quran berisi syariat

Hari ini ummat islam semakin kehilangan identitasnya. Syariat islam islam yang mengatur dari aspek ekonomi, pendidikan, kesehatan, pergaulan masih dinilai asing dan tidak penting. Tak heran jika inilaih yang menjadi indikasi semakin jauh ummat dengan islamnya. Tidak sedikit ummat menilai islam hanya sebatas agama formalitas atau agama ritual saja. Inilah kewajiban kita mempelajari bahasa arab agar koneksi kita dengan al quran terjaga, menjadikan al quran sebagai petunjuk bagaimana kita hidup di dunia.

إِنَّا جَعَلْنَٰهُ قُرْءَٰنًا عَرَبِيًّا لَّعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ

Artinya: “sesungguhnya kami telah menjadikan al-Qur’an dalam bahasa arab, supaya kalian bisa memahaminya” (QS. Az Zukhruf:3).

Bahasa Arab dan Critical Thinking

Bahasa arab adalah bahasa yang paling kaya dalam perbendaharaan kata. Tidak sedikit negara negara di dunia terwarnai bahasa arab. Ada 80 kata untuk madu, 200 untuk ular, 500 untuk singa, 1000 untuk unta dan pedang, dan hingga 4000 untuk mengekspresikan kesedihan. Penguasaan Bahasa Arab sangat penting bahkan menjadi syarat menjadi seorang mujtahid (orang yang menggali hukum islam). inilah sebabnya

Kemerosotan berpikir ummat ditandai dengan ditutupnya pintu ijtihad di masa bani utsmaniah. Setelahnya hingga hari ini banyak ummat yang menjadi muqqalid am dan  mudah menerima ide ide yang datang dari ideologi barat.

 

Sumber:

https://media.neliti.com/media/publications/67426-ID-bahasa-arab-dan-urgensinya-dalam-memaham.pdf

 

Leave a Comment

*

*