Home
Standar kehidupan Islam

Standar kehidupan Islam

Oleh: Ahmad Zaki

Pembahasan

Standar kehidupan Pendidikan sekolah formal ataupun sekolah non formal seperti pesantren manusia di dunia ini apakah diukur dari hal yang bermanfaat/tidak bermanfaat atau diukur dari standar halal/haram? Jawabannya adalah diukur dari hal halal/haram, bila standar kehidupan sekolah manusia kita ambil bermanfaat/tidak bermanfaat, khamr (minnuman keras) itu ada manfaatnya. apakah khamr dikatakan haram karena ada alkohol? Lalu bila suatu saat orang-orang membuat khamr tanpa alkohol apakah itu bisa dikatakan halal? Jawabannya tetap haram (kecuali keadaan tertentu/darurat), kenapa tetap bisa haram? Karena Allah sendiri yang berfirman di dalam Firman-Nya :

Q.S. Al-Maidah: 90

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْاَنْصَابُ وَالْاَزْلَامُ رِجْسٌ مِّنْ عَمَلِ الشَّيْطٰنِ فَاجْتَنِبُوْهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ

Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya minuman keras, berjudi, (berkurban untuk) berhala, dan mengundi nasib dengan anak panah, adalah perbuatan keji dan termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah (perbuatan-perbuatan) itu agar kamu beruntung.

Q.S. Al-Maidah: 91

اِنَّمَا يُرِيْدُ الشَّيْطٰنُ اَنْ يُّوْقِعَ بَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةَ وَالْبَغْضَاۤءَ فِى الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ وَيَصُدَّكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللّٰهِ وَعَنِ الصَّلٰوةِ فَهَلْ اَنْتُمْ مُّنْتَهُوْنَ

Dengan minuman keras dan judi itu, setan hanyalah bermaksud menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu, dan menghalang-halangi kamu dari mengingat Allah dan melaksanakan salat, maka tidakkah kamu mau berhenti?

Lalu contoh lainnya babi, apakah babi itu bermanfaat/tidak? Tentu saja jawabannya babi sangat banyak manfaat bahkan dari ujung hidung sampai ekor semua ada manfaatnya, lalu apa yg menyebabkan babi haram? Apakah karena cacing pitanya? Lalu kemudian orang-orang beternak babi yang higienis supaya tidak ada cacing pita di dalam babi, apakah itu menghilangkan keharaman babi? Jawabannya jelas babi tetap haram (kecuali keadaan tertentu/darurat).  Karena apa? Karena Allah berfirman,

إِنَّمَا حَرَّمَ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةَ وَالدَّمَ وَلَحْمَ الْخِنزِيرِ وَمَا أُهِلَّ بِهِ لِغَيْرِ اللّهِ فَمَنِ اضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَلاَ عَادٍ فَلا إِثْمَ عَلَيْهِ إِنَّ اللّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

“Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang (yang ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah.” (QS. Al Baqarah: 173)

Dan contoh lagi seorang Pelacur, apakah pekerjaan itu bermanfaat? Jawabannya tentu bermanfaat bagi pelaku, karena dia bisa menghasilkan uang dari situ, tapi pertanyaan apakah pekerjaan itu halal/haram? Sudah jelas haram,

Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala :

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا ۖ إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk”. [al-Isrâ/17:32]

Jadi manusia hidup di dunia ini punya standar kehidupan sekolah apalagi kita sebagai umat muslim, kita mempunyai aturan yang sempurna dalam hidup yaitu Al-Qur’an dan sunnah, dan kita sebagai umat Islam harus mengkaji, “jangan asal mengikuti statemen yg menurut dirimu benar” karena Islam bukan lah agama prasmanan.

Simpulan

Maka dari itu, agar kita mampu mengetahui ilmu seperti yang dicpntohkan diatas kita harus gemar belajar atau menuntut ilmu sebanyak-banyaknya, entah itu menuntut ilmu disekolah formal atau pesantren yang non formal… dan ilmu agama sangatlah penting bagi kita pemeluk agama islam, agar kita mampu memilih dan memilah mana yang hak dan mana yang batil.

Leave a Comment

*

*