Home
SIFAT-SIFAT YANG MA’RIFAT KEPADA ALLAH

SIFAT-SIFAT YANG MA’RIFAT KEPADA ALLAH

Allah telah mengingatkan kepada kita dengan peringatan yang sangat jelas, bahwa harta, anak-anak kita serta semua yang kita miliki tidak akan memberikan manfaat apa-apa kecuali jika kita datang menghadap Allah dengan hati yang bersih karena ma’rifatnya kepada Allah.

Allah berfirman :

يَوْمَ لا يَنْفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ(88)

“Yaitu di hari dimana harta dan anak-anak tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih.”

(QS Asy Syu’araa’ : 88)

Sebagaimana tanah yang baik / subur dengan segala sifat-sifatnya, hati yang ma’rifat kepada Allah pun mempu-nyai seperangkat sifat-sifat antara lain :

1. Mudah Menerima Kebenaran

Allah berfirman :

الَّذ ِينَ يَسْتَمِعُونَ الْقَوْلَ فَيَتَّبِعُونَ أَحْسَنَهُ أُولَئِكَ الَّذِينَ هَدَاهُمُ اللَّهُ وَأُولَئِكَ هُمْ أُولُو الا َلْبَابِ(18)

أَفَمَنْ حَقَّ عَلَيْهِ كَلِمَةُ الْعَذَابِ أَفَأَنْتَ تُنْقِذُ مَنْ فِي النَّارِ(19)

“… sampaikanlah berita itu kepada hamba-Ku, yaitu orang-orang yang mendengar perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik di antaranya. Mereka itulah orang-orang yang telah diberi Allah petunjuk dan mereka itulah yang mempu-nyai akal.”

(QS. Az Zumar : 18-19)

Orang yang hatinya buta dan keras mereka mudah berpaling terhadap kebenaran.

Allah berfirman :

وَمَا تَأْتِيهِمْ مِنْ ءَايَةٍ مِنْ ءَايَاتِ رَبِّهِمْ إِلا كَانُوا عَنْهَا مُعْرِضِينَ(4)

“Dan tidak ada suatu ayatpun dari ayat-ayat tuhan sampai kepada mereka, melainkan mereka selalu berpaling dari pa-danya.”

(QS. Al An’am : 4)

2. Cinta Kepada Kebenaran dan Lapang Dada Menerima Islam

Allah SWT berfirman :

فَمَنْ يُرِدِ اللَّهُ أَنْ يَهدِيَهُ يَشْرَحْ صَدْرَهُ لِلا ِسْلمِ وَمَنْ يُرِدْ أَنْ يُضِلَّهُ يَجْعَلْ صَدْرَهُ ضَيِّقًا

“Barangsiapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk Islam. Dan barangsiapa dikehendaki Allah kesesatan, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit…”

(QS. Al An’am : 125)

3. Merespon Positif Terhadap Seruan Iman

Allah SWT berfirman :

رَبَّنَا إِنَّنَا سَمِعْنَا مُنَادِيًا يُنَادِي لِلاِيمَانِ أَنْ ءَامِنُوا بِرَبِّكُمْ فَآمَنَّا رَبَّنَا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا

“Ya tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar (seruan) yang menyeru kepada iman (yaitu) : “Berimanlah kamu kepada Tuhanmu”, maka kami pun beriman. Ya Tuhan kami, ampunilah bagi kami dosa-dosa kami …”

(QS. Ali Imran : 193)

4. Banyak Melakukan Dzikir dan Lembut Hati

Dzikir merupakan solusi paling awal dalam menghadapi problematika hidup. Hancurnya Bani Israil karena meninggal-kan syariat ini. Rasulullah menggambarkan perbedaan orang yang selalu dzikir kepada Allah dengan orang yang mening-galkan dzikir laksana orang yang hidup dengan mayat.

Allah berfirman :

فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُم

“Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat kepadamu…”

(QS. Al Baqarah : 152)

اللَّهُ نَزَّلَ أَحْسَنَ الْحَدِيثِ كِتَابًا مُتَشَابِهًا مَثَانِيَ تَقْشَعِرُّ مِنْهُ جُلُودُ الَّذِينَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ ثُمَّ تَلِينُ جُلُودُهُمْ وَقُلُوبُهُمْ إِلَى ذِكْرِ

“Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al Qur’an yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang, gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada tuhannya, kemudian menjadi lembut / terang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah…”

(QS. Az Zumar : 23)

5. Banyak Berfikir

Berfikir merupakan sarana untuk memperoleh hidayah Allah SWT. Oleh karena itu kebaikan Islam seseorang terkait erat dengan kemauan dan kemampuannya dalam berfikir. Mereka yang enggan berfikir akan menjadi penghuni Neraka Sair.

Allah SWT berfirman :

وَقَالُوا لَوْ كُنَّا نَسْمَعُ أَوْ نَعْقِلُ مَا كُنَّا فِي أَصْحَابِ السَّعِيرِ(10)

“Dan mereka berkata : Sekiranya kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu) niscaya tidaklah kami termasuk penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala.”

(QS. Al Mulk : 10)

6. Yakin

Allah SWT berfirman :

وَفِي خَلْقِكُمْ وَمَا يَبُثُّ مِنْ دَابَّةٍ ءَايَاتٌ لِقَوْمٍ يُوقِنُونَ(4)

Dan pada penciptaan kamu dan pada binatang-binatang yang melata yang bertebaran (di muka bumi) terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) untuk kaum yang meyakini”

(QS. Al Jaatsiyah : 4)

7. Istiqamah

Allah SWT berfirman :

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْملئِكَةُ أَلا تَخَافُوا وَلا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ(30)

“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan : “Tuhan kami adalah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka para malaikat akan turun kepada mereka (seraya mengatakan) : Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih, dan gembirakanlah mereka dengan (memperoleh) syurga yang telah dijanjikan Allah kepada mereka.”

(QS. Fushshilat : 30)

Artikel oleh Drs, Kastori

3 Comments

Leave a Comment

*

*