Home
Self Healing Dalam Pandangan Islam

Self Healing Dalam Pandangan Islam

Akhir-akhir ini dikalangan anak muda muncul istilah self healing. Self healing sendiri bukan hanya sekedar jalan-jalan atau traveling ke tempat yang indah. Hal yang lebih penting dalam self healing adalah proses pemulihan dari kesehatan yang buruk, baik kesehatan emosional atau masalah kesehatan fisik yang menyertainya. Ketika psikis kita bermasalah, hal tersebut juga berpengaruh besar pada kondisi fisik kita. Jadi,self healing bukan sekadar proses penyembuhan psikilogis saja. Masalah kesehatan fisik yang terjadi akibat gangguan pada psikis juga bisa kita sembuhkan melalui self healing.

Setiap orang pasti memiliki masa lalu yang menganggu kondisi emosional dan fisiknya. Jadi, self healing ini dibutuhkan oleh setiap orang. Akan tetapi, manfaat dari self healing tidak bisa kita peroleh secara instan. Butuh waktu dan usaha untuk melihat hasilnya.

Lalu, bagaimana Islam memandang self-healing itu? Sesuai dengan pengertian di atas, bisa disesuaikan dengan hadis yang diriwayatkan dalam Musnad Ahmad, bagian 38, halaman 178, nomor 23088, hadis dari Waki’ dari Mis’ar dari ‘Amri bin Murroh dari Salim bin Abi al Jad, dari para pemeluk Islam, bahwa Nabi SAW berkata: “Yaa Bilal, istirahatkan kami dengan shalat”.

Pada waktu tersebut Rasulullah SAW sedang dalam peperangan atau dalam perjalanan yang jauh, maka Rasulullah saw memerintahkan kepada Bilal untuk beristirahat dengan shalat. Shalat dapat mengobati penyakit-penyakit, seperti persepsi yang salah terhadap diri sendiri maupun orang lain, mengobati kesedihan dan juga keputusasaan.

Shalat merupakan obat untuk berbagai penyakit sekaligus penolong bagi manusia. Sebagaimana Firman Allah swt yang artinya: “Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar” (QS. Al Baqoroh : 153). Salah satu tujuan self-healing adalah tenteramnya hati, salah satunya dapat kita lakukan dengan berdzikir. Dengan menghadirkan Allah SWT disetiap hela nafas kita, dengan begitu hati kita akan menjadi tenang. Sebagaimana Firman Allah SWT yang artinya: “Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar Ra’d : 28).

Jadi, self healing dalam islam dapat dilakukan dengan berbagai cara salah satunya dengan shalat dan berdzikir. Di mana seorang muslim yang menjaga shalat dan dzikirnya insyallah Allah akan memudahkan segala urusannya dan memberikan ketentraman hati lebih utamanya.

25 Comments

Leave a Comment

*

*