Home
PRAMUKA YANG BERAKHLAKUL KARIMAH

PRAMUKA YANG BERAKHLAKUL KARIMAH

PRAMUKA YANG BERAKHLAKUL KARIMAH

Pendidikan di sekolah dibagi kedalam dua bagian yaitu kegiatan intrakurikuler dan kegiatan ekstrakulikuler. Kegiatan intrakulikuler dilaksanakan pada jam sekolah sedangkan kegiatan ektrakulikuler dilaksanakan di luar jam sekolah. Kedua kegiatan tersebut sama pentingnya dan saling melengkapi di antara keduanya.

Kegiatan ektrakulikuler di sekolah banyak sekali ragamnya, salah satunya adalah kegiatan pramuka adalah salah satu kegiatan ekstrakulikuler yang memiliki peran besar di sekolah pada umumnya dan bagi siswa pada khususnya.

Gerakan pramuka adalah organisasi pendidikan non formal yang menyelenggarakan pendidikan kepramukaan bagi kaum muda.
Pramuka adalah warga Negara Indonesia yang aktif dalam kegitatan kepramukaan serta mengamalkan satya dan darma pramuka.Sedangkan kepramukaan adalah segala aspek yang berkaitan dengan pramuka.
Sifat dari gerakan pramuka adalah suatu gerakan pendidikan untuk kaum muda yang bersifat sukarela, non politik, terbuka untuk semua, tanpa asal usul, ras, suku dan agama yang menyelenggarakan kepramukaan melalui suatu sistem nilai yang didasarkan adanya satya dan darma pramuka”.

Kepramukaan pada hakikatnya adalah suatu proses pendidikan yang menyenangkan bagi anak muda, dibawah tanggung jawab anggota dewasa, yang dilaksanakan di luar lingkungan pendidikan sekolah dan keluarga dengan tujuan prinsip dasar dan metode pendidikan kepramukaan. Sedangkan sasaran dari gerakan pramuka adalah anak-anak pemuda Indonesia yang berusia 7 s/d 25 tahun dan dibagi memjadi empat golongan anggota Pramuka yang dikelompokan berdasarkan umur diantaranya adalah sebagai berikut :

Umur 7 s/d 10 tahun disebut pramuka siaga,
Umur 11 s/d 15 tahun disebut pramuka penggalang,
Umur 16 s/d 20 tahun disebut pramuka penegak,
Umur 21 s/d 25 tahun disebut pramuka pandega.

Pendidikan kepramukaan dikatakan efektif apabila pembinaan terhadap pramuka dalam hal ini pramuka penegak telah mencapai apa yang telah digariskan oleh gerakan pramuka yang telah tertuang dalam tujuan gerakan pramuka yaitu : mendidik dan membina anak-anak dan pemuda Indonesia dengan tujuan agar mereka menjadi manusia yang memiliki berkepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa, dan memiliki kecakapan hidup sebagai kader bangsa dalam menjaga dan membangun Negara Kesatuan Repoblik Indonesia, mengamalkan pancasila, serta melestarikan lingkungan hidup.

Dalam langkah rasional untuk mencapai tujuan tersebut maka Gerakan Pramuka mempunyai dasar Teori Kepramukaan ataupun sistem kegiatan pendidikan Gerakan Pramuka yang ditetapkan oleh Kwartir Nasional, yang dicantumkan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka diantara yaitu dengan mengamalkan atau menjalankan prinsip dasar kepramukaan yaitu:

Iman dan takwa kepada Tuhan yang Maha Esa
Peduli terhdap Bangsa, Negara, sesama manusia dan alam serta isinya.
Peduli terhadap diri sendiri.
Taat kepada kode kehormatan pramuka.

Prinsip gerakan pramuka adalah asar yang mendasari kegiatan pramuka dalam upaya membina ahklak peserta didik. Semua kegiatan yang ada dalam gerakan pramuka harus mengacu pada prinsip dasar gerakan pramuka. Apabila prinsip gerakan pramuka telah benar-benar terlaksana mampu membuat anggota Pramuka terutama pramuka Penegak menjadi anggota yang baik. Proses pelaksanaan prisip dasar pramuka yaitu dengan menggunakan metode atau cara yang mana metode pramuka ini berkaitan erat dengan pembinaan akhlak terutama anggota pramuka, metode pramuka itu sendiri ialah terdiri dari,

Taat pada kode kehomatan pramuka
Belajar sambil melakukan
Sistem beregu
Kegiatan yang menantang dan meningkat serta mengandung pendidikan yang sesui dengan perkembangan rohani dan jasmani anggota muda.
Kegiatan dialam terbuka
Kemitraan dengan orang dewasa dalam setiap kegiatan
Sistem tanda kecakapan
Sistem satuan terpisah untuk putra dan putri
Metode kepramukaan dalam suatu kegiatan pendidikan kepramukaan terpadu dalam pelaksanna prisip dasar kepramukaan, sehinga dalam pelaksanaan metode kepramukaan selalu diawali dengan prisip kepramukaan, dan metode kepramukaan adalah ciri khas pendidikan kepramu. Serta merupakan tiang atau sendi-sendi bangunan dalam setiap kegiatan pramuka serta dalam membina akhlak atau prilaku anggota pramuka.
Akhlak yang baik dan buruk dapat dilihat atau dapat tercermin dari perbuatan seseorang. Orang yang akhlaknya baik adalah orang yang besifat lapang dada, peramah dan pandai bergaul, tidak menyakiti hati orang lain, benar, tidak berdusta, sabar, dapat dipercaya, baik dengan tetangga, cinta terhadap linngkungan, kata-kata dan perbuatannya disenangi orang lain.
Akhlak yang baik dan buruk dapat dilihat atau dapat tercermin dari perbuatan seseorang. Orang yang akhlaknya baik adalah orang yang besifat lapang dada, peramah dan pandai bergaul, tidak menyakiti hati orang lain, benar, tidak berdusta, sabar, dapat dipercaya, baik dengan tetangga, cinta terhadap linngkungan, kata-kata dan perbuatannya disenangi orang lain.
Akahlak atau prilaku yang dilakukan hendaklah sesuai dengan normanorma
yang sesuai dengan ajaran agama islam.

Allah berfirman dalam QS. Al- Ahzab : 21 sebagai berikut :

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِيْ رَسُوْلِ اللّٰهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنْ كَانَ يَرْجُو اللّٰهَ وَالْيَوْمَ الْاٰخِرَ وَذَكَرَ االلّٰهَ كَثِيْرً
Artinya:
Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allah. (Q.S Al-Ahzab:21)

Firman allah diatas dapat dipahami bahwa dalam bertingkahlaku hendaknyha meniru rosulullah dalam kehidupan sehari-hari. Karna akhlak perperan penting dalam kehidupan manusia. Jika seorang berakhlak mulia maka akan terhormat kehidupannya namun sebaliknya jika ia berakhlak buruk makaakan mudah terjerumus dalam kehinaan. Dengan demikian akhlak suatu bagian pendidikan secara menyeluruh yang dilakukan melalui bimbingan dan pembinaaan agar mudah dipahami dan dihayati. Dalam Islam disebutkan bahwa yang dimaksud dengan Akhlak yang baik ialah pola perilaku yang dilandaskan dan dimanifestasikan dari nilai-nilai Iman, Islam dan Ihsan. Adapun contoh-contoh akhlak yang baik sebagai berikut:
Akhlak yang berhubungan dengan Allah, meliputi: mentauhidkan Allah, berbaik sangka pada Allah, dzikrulloh dan tawakal.

Akhlak diri sendiri, meliputi: sabar, syukur, amanah, benar, menepati janji, memelihara kesucian diri.
Akhlak terhadap keluarga, meliputi: birrul walidain (berbuat baik kepada orang tua), bersikap baik pada saudara.
Akhlak terhadap masyarakat, meliputi: berbuat baik pada tetangga, suka menolong orang lain.
Akhlak terhadap alam, meliputi: memelihara dan menyayangi binatang, memelihara dan menyayangi tumbuh-tumbuhan.

Akhlak ditujukan untuk memagari manusia dari melakukan perbuatan yang buruk yang tidak sesuai dengan norma-norma yang ada baik itu dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Dalam kurun satu dekade ini, bangsa Indonesia mengalami kemunduran moral yang sangat hebat, ditandai dengan tingginya angka kenakalan remaja, maraknya penggunaan obat-obatan terlarang, seringnya terjadi bentrokan antar siswa dan warga.

Pembinaan akhlak bisa dilaksanakan pada usia dini sesuai dengan perkembangan anak, karena anak masih belum mengerti mana akhlak yang baik dan mana akhlak yang buruk. Selain itu untuk membina akhlak anak, hendaklah membiasakan dan memberikan latihan pembiasaan agama kepada anak, selain itu juga perlunya untuk memberikan contoh kepada anak akhlak atau prilaku yang baik, karena dengan demikian akan membentuk akhlak dengan sendirinya dan tidak akan mudah tergoyahkan dan akan menjadi bagian dari pribadinya. Hal ini selaras dengan pembinaan dalam gerakan pramuka yaitu: Pembinaan dalam gerakan pramuka adalah usaha pendidikan yang dilakukan secara terus menerus oleh anggota dewasa terhadap peserta didik, dengan menggunakan prinsip dasar kepramukaan, metode kepramukaan, serta system among yang pelaksanaannya disesuikan dengan keadaan, perkembangan dan kepentingan masyarakat, bangsa dan negara.

Sedangkan hubungannya dengan pendidikan kepramukaan, adalah pramuka organisasi pendidikan kepramukaan yang membina kaum muda guna mengembangkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sehingga menjadi manusia yang sehat, terampil, berwatak, berkepribadian dan berahlak mulia.
Pembinaan akhlak dapat di integrasikan dalam pembelajaran pada setiap kegiatan-kegiatan yang dilakukan dalam kepramukaan terutama kegiatan di tingkat penegak baik kegiatan yang dilaksanak3an di dalam sekolah maupun diluar sekolah, kegiatan-kegiatan tersebut diantaranya ialah latihan rutin, latihan gabungan, berkemah, bakti lingkungan, jelajah alam dan kegiatan yang di adakan oleh tingkad daerah.
Indikasi tercapainya tujuan tersebut terlihat nyata dalam keberhasilan dalam membina akhlak peserta didik ditunjang dengan tingkah laku mereka menghormati dan sopan pada orang yang lebih tua, santun terhadap orang yang lebih muda. Berpakaian yang sopan yang sesuai dengan ajaran Islam, yaitu menutupi aurat dan sopan dilihat oleh orang lain dan mencintai alam, selain itu terlihat dari tatacara berbahasa yang baik sopan baik terhadap orang yang selih tua, sejawat, maupun yang lebih muda.

Wallahua’lam

5 Comments

Leave a Comment

*

*