Home
“PONDOK PESANTREN SEBAGAI BASIS PENDIDIKAN KARAKTER ISLAM BAGI SISWA SEKOLAH DASAR DI ERA MILENIAL”

“PONDOK PESANTREN SEBAGAI BASIS PENDIDIKAN KARAKTER ISLAM BAGI SISWA SEKOLAH DASAR DI ERA MILENIAL”

Oleh: Ustad Aly

 

Siswa sekolah dasar merupakan aset bangsa yang menjadi cikal bakal calon  pemimpin  di  masa  yang  akan  datang. Sebagai golongan pelajar dan atau penuntut   ilmu siswa yang duduk di bangku sekolah dasar perlu   mendapatkan   pendidikan   yang   bermutu   dan berkualitas baik dari segi kognitif, afektif dan psikomotorik. Pendidikan karakter Islam bagi kalangan siswa sekolah dasar diera milenial merupakan salah satu alternatif pendidikan yang dibutuhkan oleh siswa sekolah dasar. Pendidikan karakter yang bertuuuan untuk menghargai pentingnya nilai-nilai moral membentuk rasa ingin berbuat baik dan mampu berbuat baik adalah cita-cita yang diharapkan mampu diwujudkan di era milenial dan era perubahan yang semakin cepat.

Formulasi pendidikan karakter yang sesuai dengan keadaan jaman saat ini dalam menghadapi perubahan dan tantangan jaman serta sesuai dengan kebutuhan siswa sekolah dasar di masa yang akan datang mutlak dibutuhkan. Tantangan global, perubahan sosial dan budaya serta tantangan era globalisasi harus dapat dibentengi dan diantisipasi dengan pendidikan yang bermutu dan sesuai dengan nilai-nilai bangsa, nilai-nilai budaya, dan nilai-nilai agama. Transformasi budaya dan kehidupan sekolah ini patut digaris bawahi dan dapat dijadikan sebagai pertanda bahwa pendidikan karakter di pondok pesantren yang dilaksanakan selama 24jam merupakan salah satu bentuk dari proses pembelajaran tentang transformasi budaya dan kehidupan sekolah. udaya sekolah adalah perpaduan nilai-nilai, keyakinan, asumsi, pemahaman, dan harapanyang diyakini oleh warga sekolah serta dijadikan pedoman bagi perilaku dan pemecahan masalah internal dan eksternal yang mereka hadapi dan merupakan asar dan landasan bagi perubahan dalam hidup pribadi atau kelompok

Terkait dengan beberapa  hal  tersebut  diatas, salah  satu  lembaga  pendidikan yang telah mengimplementasikan   pendidikan   karakter   Islam   adalah   “Pondok Pesantren Terpadu Ulul Abshor”. Pondok Pesantren Terpadu Ulul Abshor telah mengimplementasikan pendidikan karakter dengan kedua ciri utama diatas, yakni transformasi budaya dan kehidupan sekolah. Pondok Pesantren Terpadu Ulul Abshor memiliki cara pandang jauh kedepan yakni bertujuan untuk mencetak santriberkarakter Islami sebagai    calon masyarakat    Islam (khususnya    Indonesia) yang bermoral dan berkarakter serta berprilaku agamis. Keberadaan Pondok Pesantren Terpadu Ulul Abshor   dianggap sebagai sesuatu yang penting untuk terus dikembangkan guna menciptakan lingkungan yang religious dan berkarakter islami.

Secara harfiyyah cita-cita pesantren ini tertuang dalam visi pesantren yakni “Mewujudkan Generasi Akhirat Yang Sukses Di Dunia” mengintegrasikan etikaAgama, etika ilmiah dan etika sosial.Sehingga pesantren ini memfokuskan diri dalam hal membangun potensi santri yang memiliki etika agama Islam yakni taat dan bertakwa kepada Allah SWT, memiliki etika ilmiah yang sesuai dengan zaman yang terus berkembang dan memiliki etika sosial yakni keilmuan dan tanggungjawabnya kepada masyarakat. Hal ini diartikan sebagai santri yang mampu ber-hablum    minallah yaitu    hubungan    vertikal    berkaitan    dengan ketaatan kepada sang pencipta) dan hablum minannashyaitu hubungan horisontal berkaitan dengan berhubungan terhadap sesama makhluk.

Berangkat dari hal tersebut diatas, Pondok Pesantren Terpadu Ulul Abshor   mengikhtiarkan profil lulusan santri  sebagai berikut:

  1. Mampu memahami dan mengamalkan syariat Islam dengan baik dan benar, taat beribadah, berdoa, dan berusaha; memiliki etos kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas.
  2. Mampu merefleksikan menjalankan prinsip prinsip tauhid dan syariah dalam tatacara perilaku yang baik.
  3. Cakap dalam menghadapi berbagai persoalan hidup, baik dalam skala lokal, nasional, maupun internasional dan dapat berperan sebagai pelaku perubahan dalam berbagai aspek kehidupandan berpegang teguh pada Al Quran dan Sunnah.
  4. Berprestasi tinggi dalam bidang ilmu yang ditekuni serta menguasai cara berfikir ilmiah, kritis, kreatif, dan berfikir futuristik.

 

One Comment

Leave a Comment

*

*