Home
PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER ANAK BANGSA MELALUI LITERASI AL-QUR’AN

PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER ANAK BANGSA MELALUI LITERASI AL-QUR’AN

Allah SWT telah menurunkan tuntunan akhlak yang lengkap dalam kitab suci yang merupakan sumber dari segala sumber ilmu pengetahuan, yang  tidak  ada keraguan sedikitpun di dalamnya , yaitu AL QURANUL KARIM. Al-Quran adalah Asy-Syifaa, yang mampu menggetarkan hati siapapun yang membaca dan mendengarkan bacaannya, yang mampu mengetuk dan melembutkan hati siapapun yang mendekat dan mencintainya. Maka menanamkan pendidikan karakter sebaiknya diawali dengan mendekatkan anak-anak didik kita dengan Alquran.

Bukti yang tidak terbantahkan, Allah SWT telah menghebatkan Rasul-Nya dengan Al-Qur’an, mengapa kita masih menunggu untuk menghebatkan Anak Bangsa kita dengan AlQur’an?

Al-Qur’an telah memberikan konsep-konsep tentang pendidikan karakter. Salah satu ayat yang menerangkan tentang pendidikan karakter adalah Q.S Luqman ayat 12-14. Adapun nilai karakter yang termaktub dalam QS. Luqman ayat 12-14 tadi, yang pertama, dari seorang Luqman, pendidik hendaknya mempunyai karakter hikmah, yakni berpengetahuan dan berilmu. Artinya, selain mempunyai pengetahuan, pendidik juga dituntut untuk mengamalkan pengetahuannya. Kedua, pendidikan karakter yang terdapat dalam QS. Luqman diatas adalah anjuran untuk menjadikan individu-individu yang bersyukur, syukur dalam artian tidak hanya mengucapkan Alhamdulillah, melainkan menikmati segala karunia Allah untuk pemicu dalam meningkatkan prestasi. ketiga nilai karakter yang ada pada ayat ini adalah menjadikan Tauhid atau Aqidah sebagai pondasi awal bagi anak sebelum anak mengenal disiplin ilmu pengetahuan yang lain. Keempat, Luqman memanggil anaknya dengan sebutan Ya Bunayya, padahal bahasa arab yang biasa digunakan adalah Ya Ibnii, Ya Bunayaa adalah bahasa yang sangat halus yang digunakan oleh orang tua kepada anaknya, nilai karakter yang ada pada ayat ini adalah, hendaknya bagi para pendidik untuk bertutur halus kepada anak didiknya. Kelima, pada ayat diatas juga diperintahkan untuk merenungi penderitaan seorang ibu yang mengandung anaknya dalam keadaan wahnan ‘ala wahnin, nilai karakter pada ayat ini adalah nilai bakti seorang anak kepada orang tuanya, khususnya kepada ibu. Keenam, penutup ayat ini Ilayyal Mashiir semua akan kembali kepada Allah, nilai karakter darinya adalah siapapun kita sebagai manusia pasti akan kembali kepada Allah, dan ini melahirkan nilai-nilai ketakwaan, karena hanya taqwa lah yang akan menjadikan manusia berbeda dihadapan Allah ketika kembali keharibaannya.

Motivasi inilah yang sebaiknya menjadi landasan kita dalam mendidik dan membimbing Anak Bangsa untuk belajar Al-Qur’an. Semoga momentum Ramadhan yang akakan datang sebagai bulan literasi Al-Quran  menjadi suluh penyemangat bagi para pendidik untuk menguatkan pendidikan karakter  melalui sentuhan ayat-ayat suci Al Qur’an.

Sumber

Literasi Al-Qur’an Upaya Penguatan Pendidikan Karakter Generasi Bangsa. Online. https://dpk.bantenprov.go.id/Layanan/topic/458 (diakses 10 Januari 2023)

Artikel by Ustadzah Triana

3 Comments

Leave a Comment

*

*