Home
Pengaruh Pendidikan Terhadap Kualitas Anak dalam membentuk Generasi yang berdedikasi Syariah yang menjunjung tinggi nilai Al- Qur’an dan hadist untuk menciptakan Islamiyyah dan Pesantren khoirul Umah

Pengaruh Pendidikan Terhadap Kualitas Anak dalam membentuk Generasi yang berdedikasi Syariah yang menjunjung tinggi nilai Al- Qur’an dan hadist untuk menciptakan Islamiyyah dan Pesantren khoirul Umah

Istilah pendidikan agama terdiri dari dua kata, yaitu pendidikan dan agama. Pendidikan adalah suatu usaha manusia untuk membawa si anak ke tingkat kedewasaan dalam arti sadar dalam memikul tanggung jawab segala perbuatan secara moral. Dalam psikologi pendidikan disebutkan bahwa pendidikan adalah “Proses pertumbuhan yang berlangsung dilakukannya perbuatan belajar”.  Jadi pendidikan adalah perubahan anak didik baik dari segi fisik maupun mental ke arah kedewasaan setelah melakukan proses belajar mengajar. Di SD Ulul Abshor anak- anak di latih untuk murojaah setiap pagi untuk mengasah kemampuan otak anak agar mudah untuk menghafal Alquran juz 30, kegiatan yang menjadikan anak belajar menjadi generasai khoirul umat yang berdedikasi Syariah  menerapkan nilai-nilai Islamiyyah di imbangi oleh pelajaran pesantren yang mumpuni, dari ustadz dan ustadzah yang profesional agar tercipta anak yang Sholeh dan Sholehah dan berguna bagi nusa bangsa. Menerapkan iman dan taqwa menjadi kunci generasi terbaik dan ajaran Aswaja (ahli sunnah wal jamaah ).Yang mencotoh Rasulluah Saw yaitu Nabi Muhammad sebagai suri tauladan terbaik.

Dalam bahasa Arab agama disebutkan dengan “al-Din” artinya tunduk dan patuh kepada-Nya. Namun Abdurrahman An-Nahlawi mendefinisikan “Al-Din” adalah kemenangan, kekuasaan, hukum dan urusan. Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa agama merupakan panutan manusia dalam kehidupan di dunia   dan akhirat di dalamnya terdapat aturan atau ketetapan Allah Swt. untuk mengarahkan atau membimbingnya ke jalan yang benar sesuai dengan perintah dan larangan-Nya.

Pendidikan agama Islam mempunyai banyak definisi diantaranya:

  1. Pendidikan agama Islam adalah ”Suatu usaha untuk menumbuhkan, mengembangkan, mengawasi dan memperbaiki seluruh pot
  2. fitrah manusia secara optimal dengan sadar dan terencana menurut hukum-hukum Allah yang ada di dalam semesta maupun di dalam Al-Quran”.
  3. Menurut Ahmad D. Marimba, Pendidikan Agama Islam adalah ”Suatu bimbingan baik jasmani dan rohani yang berdasarkan hukum-hukum agama Islam menuju kepada terbentuknya kepribadian utama menurut ukuran dalam Islam”.
  4. Dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam di sekolah umum disebutkan bahwa pendidikan agama adalah proses pembelajaran untuk mendidik dan mengembangkan nilai-nilai ilmu pengetahuan yang bersifat agama, supaya dapat terbentuknya sosok anak didik yang memiliki karakter watak dan kepribadian dengan landasan lain dan ketakwaaan serta nilai-nilai akhlak atau budi pekerti yang kokoh yang tercermin dalam keseluruhan sikap dan perilaku sehari-hari. Tiga cara dalam membangun generasi unggul. Pertama yakni generasi unggul itu harus unggul dalam moral dan spiritualnya. Dalam hal ini. katanya, akhlak menjadi suatu hal yang harus diperlukan.
  5. Pengalaman Islamnya harus mengantarkan anak itu unggul dalam moral dan spiritual. Akhlak mulia cerminan dari spiritual yang hebat. Generasi unggul harus didirikan dengan generasi yang akhlaknya yang baik,” ujarnya.

Kedua, generasi unggul harus menguasai ilmu pengetahuan. Dalam Alquran, katanya, yang akan diangkat derajatnya yakni orang yang beriman dan memiliki ilmu pengetahuan. Orang Islam harus menguasai ilmu yang dibutuhkan untuk kehidupan itu. Kalau kita tertarik di bidang IT, kuasai dan buat ilmu itu bermanfaat untuk orang banyak,” ujarnya.  Ketiga, generasi unggul harus memiliki peran sosial yang baik di lingkungannya. Sebab, kata Agus, dengan peran yang baik, akan bermanfaat bagi masyarakat luas. Kita adalah bagian dari solusi kehidupan, bukan bagian dari problem kehidupan.

Oleh: Siti Nur Wahidah

6 Comments

Leave a Comment

*

*