Home
PENDIDIKAN REMAJA

PENDIDIKAN REMAJA

Oleh: Tim PSB LPPT Ulul Abshor

Masa remaja merupakan salah satu fase dimana seorang anak berproses menjadi dewasa, teruntuk orang tua yang telah memiliki anak pastinya kita sudah paham dan sudah melewati masa ini, banyak hal yang terjadi dimasa ini. Dimasa ini karakter seorang anak yang sedang berkembang harus bisa orang tua arahkan ke hal positif dan bermanfaat. Berbagai cara ditempuh orang tua agar buah hati tidak salah melangkah di masa ini, salah satunya ialah menyekolahkan anak ke sekolah, home schooling dan sebagainya. Apakah cukup hanya degan sekolah saja? Tentu jawabannya adalah tidak, bila hanya sekolah tanpa dibekali dengan pemahan Islam akan sangat berbahaya bagi anak, kenapa? Mari kita lihat data-data berikut :

  1. Survei KPAI tahun 2007 di 12 kota besar dari lebih 4.500 remaja yang disurvei 97% diantaranya sudah pernah melihat video porno, 93,7%  remaja sekolah sudag pernah berciuman, 62,7% remaja wanita mengaku sudah tidak perawan lagi. Bahkan 21,2 % remaja SMA mengaku sudah melakukan aborsi, lalu lantas bagaimana dengan kondisi di tahun 2020 ini yang dimana pergaulan bebas semakin meraja rela, kemaksiatan bertebaran dimana-mana?
  2. Lalu di tahun 2016 media dihebohkan dengan kematian Eno Fariha 18 tahun, korban pemerkosaan serta pembunuhan yang meninggal secara tragis dengan dimasukkannya cangkul kedalam tubuh koban, sebenarnya apa motif dari pelaku tersebut yang salah satunya adalah siswa SMP berusia 15 tahun

Dan masih banyak sekali kasus-kasus penyimpangan remaja kita hari ini, tidak bisa dipungkiri lagi bahwa pendidikan akhlah remaja kita hari ini sangat menyimpang jauh dari agama Islam, Allah Ta’ala berfirman dalam Al-Qur’an surat Al-Isra ayat 32 yang berbuyi “Dana janganlah kalian mendikati zina sesungguhnya zina itu adalah sesuatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan buruk”

Dalam ayat tersebut Allah telah menjelaskan bahwasannya mendekati zina saja tidak boleh apalagi sampai berbuat zina, dan generasi kita hari ini rusak karena pengaruh budaya dari luar seperti tontonan yang memperagakan laki dan perempuan berpacaran lalu melakukan hubungan terlarang yang itu ditonton oleh anak-anak kita dan ditiru. Tidak cukup hanya tonotonan barat saja ternyata di negeri kita sendiri pun juga membuat film-film seperti itu.

Jadi tidak cukup anak kita di sekolahkan saja, tetapi orang tua juga perlu memilih sekolah dengan visi agama yang terbaik dengan menyekolahkan anak kita ke sekolah dengan pendidikan Islam merupakan langkah yag tepat bagi orang tua meyelamatkan masa depan buah hatinya.

Leave a Comment

*

*