Home
MEMPERBAIKI BANGUNAN NIAT

MEMPERBAIKI BANGUNAN NIAT

Memperbaiki Bangunan Niat-, Ketika berbicara soal niat maka semua akan setuju jika niat ini letaknya di awal perbuatan.Segala sesuatunya pasti diawali dengan niat.Maka posisi niat ini sangat penting dalam kehidupan kita.Mengingat bahwa terkadang ketika hendak berbuat sesuatu,kita lupa berniat karena Allah. Padahal segala sesuatunya baik yang sifatnya sederhana maupun tidak jika diniatkan untuk ibadah buahnya adalah pahala.

Sebagaimana yang dijelaskan dalam hadits Al-Arbain An-Nawawiyah nomor pertama, tentang niat yaitu setiap amalan tergantung pada niat.

Dari Amirul Mukminin, Abu Hafsh ‘Umar bin Al-Khattab radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إنَّمَا الأعمَال بالنِّيَّاتِ وإِنَّما لِكُلِّ امريءٍ ما نَوَى فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إلى اللهِ ورَسُولِهِ فهِجْرَتُهُ إلى اللهِ ورَسُوْلِهِ ومَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُها أو امرأةٍ يَنْكِحُهَا فهِجْرَتُهُ إلى ما هَاجَرَ إليهِ

“Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya. Setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya untuk Allah dan Rasul-Nya. Siapa yang hijrahnya karena mencari dunia atau karena wanita yang dinikahinya, maka hijrahnya kepada yang ia tuju.” (HR. Bukhari dan Muslim) [HR. Bukhari, no. 1 dan Muslim, no. 1907]

Dari hadist tersebut kita bisa mencermati bahwa segala sesuatu yang diawali dengan niat yang benar yakni niat karena Allah maka ia akan mendapatkan balasan sesuai dengan niatnya.Sedangkan jika kita berniat karena hal lain yang bukan karena Allah seperti halnya karena ingin mendapat pujian maka ia hanya mendapatkan pujian saja tidak dengan pahala.

Oleh karena itu,memperbaiki bangunan niat ini adalah salah satu urusan yang harus diperhatikan.Mencari puja dan puji dunia hanya akan membuat segala perbuatan yang kita lakukan tak berarti apa-apa.Ibarat mengisi air dalam sebuah botol yang berlubang.Air yang masuk hanya dapat mengisi ruang dalam botol dalam waktu sekejap saja tidak selamanya karena airnya akan mengalir keluar melalui lubang.

Padahal jika kita mau berfikir kembali segala sesuatu yang sederhana pun seperti memberi makan hewan di jalan,menyapu halaman yang kotor dan hal sederhana lainnya jika kita berniat untuk ibadah karena Allah maka nilainya adalah pahala.Betapa Maha baiknya Allah atas hambaNya.Sayangnya perihal niat ini masih minim untuk diperbaiki dalam kehidupan kita sehari-hari.

Kita hanya perlu memperbaiki bangunan niat agar segala sesuatu yang terasa berat akan menjadi ringan untuk dipikul dan dijalankan. Niat juga bisa menjadi titik balik kita dalam keputus asaan dan keterpurukan ketika segala sesuatu hal yang sedang kita jalani mengalami penurunan.Bisa dikatakan bahwa niat ini menjadi acuan untuk memicu semangat kita yang menurun.

Dengan mengingat kembali niat awal kita dalam menjalankan perbuatan,maka segala sesuatu yang menurut kita sulit akan terasa mudah.Karena,ada Allah yang membersamai niat dan langkah kita.Itulah pentingnya berniat dengan benar.

Oleh: Humas Ulul Abshor

20 Comments

Tinggalkan Balasan ke Rina Batalkan balasan

*

*