Home
KURANGNYA PERHATIAN PELAJAR TERHADAP ILMU

KURANGNYA PERHATIAN PELAJAR TERHADAP ILMU

Mungkin sudah sering kali seorang guru memotivasi anak didiknya agar rajin membaca buku, sudah banyak upaya supaya  anak didik lebih giat menuntut ilmu dan menekankan adab diatasnya. Dilansir oleh The Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) pada tahun 2018 kemampuan membaca pelajar di Indonesia menempati urutan 72 dari 79 negara yang disurvei di bawah Malaysia, Brunei Darussalam dan Thailand.

Dalam ceramah Ustadz Budi Ashari beliau menjelaskan “Kalau masyarakat ini lebih menghormati dan menghargai hiburan dibandingkan ilmu dan ahlu ilmu maka itu bukti bahwa masyarakat jatuh. Islam tidak akan bangkit kecuali dengan kembali pada ayat pertama (Al-Alaq 1-5)” Kemudian beliau juga menerangkan dalam buku yang membahas tentang Andalusia, tulisan Dr. Thariq Suwidan, tentang Andalusia At Tharikh Al Mushawwar, dalam muqodimah beliau mengatakan salah seorang Ulama Muslimin di abad ini berkata : “tanyakan kepada sejarah, bukankah redupnya bintang peradaban kita tidak terjadi kecuali pada hari bersinarnya bintang para artis”. Dalam kalimat itu mari kita merenenung sejenak apakah pada hari ini para artis dan hiburan-hiburan sudah meraja rela?

Kenapa ini bisa terjadi pada generasi kita? Padahal dahulu kita maju dalam bidang ilmu pengetahuan dan melahirkan ilmuan-ilmuan Muslim terkenal seperti Ibnu Sina (bidang kedokteran), Abbas bin Firnas (perancang pesawat), Ibn al-Haytham (penemu prinsip optik), dan Al-Khawarizmi dengan keilmuan matematikanya kita bisa hidup di zaman serba canggih ini. Kuncinya adalah kita harus kembali kepada Al-Qur’an dan As Sunnah serta menerapakan pemikiran-pemikiran Islam dalam kehidupan kita. Dan sayangnya pada hari ini pemikiran kita tentang Islam mulai luntur dengan hantaman pemikiran-pemikiran diluar Islam yang membuat kenapa Islam tidak maju pada hari ini. Oleh karna itu sebagai umat Muslim yang merindukan kejayaan Islam, kita harus bisa melawan pemikiran-pemikiran yang menyimpang.

21 Comments

Leave a Comment

*

*