Home
25 KESALAHAN FATAL PENDIDIKAN KITA SAAT IN

25 KESALAHAN FATAL PENDIDIKAN KITA SAAT IN

25 Kesalahan Fatal Pendidikan Saat ini, Pendidikan adalah satu proses dalam kehidupan masa kini yang menjadi kebutuhan bagi setiap orang yang hidup. Pendidikan merupakan upaya upaya yang dilakukan untuk mencapai keberhasilan, baik kaitannya dengan ukhrawi maupun duniawi. Pendidikan adalah bagian dari kita bergama, khususnya dengan tholabul ilmi atau mencari ilmu. Didalam agama islam jelas bahwa mencari ilmu adalah hukumnya wajib bagi kamu muslim laki laki maupun perempuan, dan mencari ilmu tersebut dari kita lahir sampai mati. Namun, melihat fakta fakta yang ada justru pendidikan yang di jadikan sebagai wahana mencari ilmu, justru tidak sesuai dengan nilai nilai yang diajarkan dari Al qur’an dan As sunnah yang diajarkan oleh Rosulullah SAW. Berikut ini adalah 25 kesalahan pendidikan saat ini:

  1. Tidak melibatkan wahyu dalam basis filosofi nya (jauh dari nilai ketuhanan),hanya mengandalkan otak dan pengalaman pragmatis.
  2. Terjadi kesalahan fatal dalam memandang manusia Manusia hanya dipandang sebagai

“robot” kurang perhatian terhadap unsur ruhaniyah.

  1. Memandang rendah profesi guru dibanding yang lainnya dan menjadikan profesi guru sebagai kerja sambilan daripada tidak bekerja Padahal profesi guru adalah profesi yang paling mulia yaitu hampir hampir seperti profesi kerosulan.
  2. Menyimpang dari hakikat pendidikan yaitu pembentukan keyakinan dan akhlak Sementara pendidikan saat ini hanya menekankan dan berlebihan dalam membentuk otak kiri(kognitif saja)
  3. Terdistorsi menjadi pengajaran klasikal padahal hakikat pengajaran adalah face to face,jika ada seratus orang yang akan diajar maka minimal ada seratus desain watak orang.
  4. Sibuk berurusan dengan kulit dan meninggalkan isi
  5. Tidak melihat pendidikan sendiri sebagai tumpuan perubahan, sebaliknya cenderung mengharapkan perubahan dari bidang lain.Padahal pendidikan bukan segalanya,namun segalanya berasal dari pendidikan.
  6. Hanya senang bergumul dengan soal soal jangka pendek,kurang telaten mengurusi agenda jangka panjang .
  7. Sering berfikir linier,kurang memahami pola spektrum dalam berfikir.
  8. Senang membuat kehebatan fisik, kurang pandai membangun kehebatan pengelola fisik(SDM)
  9. Sangat pandai melihat kesalahan orang lain,kurang suka melakukan introspeksi.
  10. Senang membuat dan menawarkanprogram revolusioner,namun tidak pandai membangun infrastruktur revolusi.
  11. Sangat pandai membongkar,agak bodoh dalam bongkar pasang
  12. Sangat gegabah merumuskan program strategis dan kurang sabar pada hakikat perjuangan,yaitu waktu yang panjang dan jalan yang terjal.
  13. Hanya gegap gempita di wilayah teknis,sangat sunyi pada wilayah strategis.
  14. Senang memberikan ikan,lupa memberikan kail dan penggunaannya pada anak didik.
  15. Suka melakukan pengajaran,kurang pandau melakukan pendidikan
  16. Sukses memberika raport dan ijazah(angka dan label),kurang(bahkan tidak sukses) memberikan ilmu.
  17. Sering menjadikan anak didik menjadi objek saja,jarang memperlakukannya sebagai subjek dan objek.
  18. Menjadikan guru sebagai sumber satu-satunya belajar dan salah satu sumber kebenaran.
  19. Senang bermimpi masa depan, kurang pandai membangun bekal saat ini.
  20. Gemar membuat organisasi pendidikan,kurang mampu membuat jaringan kader.
  21. Sangat suka memuat program,kurang mampu mempertelakan agenda di dataran praktis.
  22. Senang bernostalgia dengan sejarah kejayaan masa silam, lupa menyerap dan mengambil pelajaran darinya .
  23. Bertumpu dan bergantung pada kekuatan makhluk bukan pada kekuatan.

Nampak sangat jelas 25 kesalahan kesalahan pendidikan yang terjadi saat ini, untuk itu sebagai bagian dari pendidikan yang ada, pendidikan islam haruslah mampu menjadi solusi dari permasalahan yang ada. Pendidikan islam ikut secara aktif membangun pendidikan yang dapat memberikan perubahan yang signifikan terhadap sistem pendidikan saat ini.salah satu cara yang dilakukan pendidikan islam adalah dengan memperbanyak pondok pesantren modern atau terpadu yang menerapkan kurikulum yang mencakup ukhrawi dan duniawi, sehingga mampu meningkatkan kualitas pendidikan yang ada saat ini dan masa yang akan datang.

“Surat Sakti Karya Ustadz Kastori”

Oleh: Ustadzah Sabina

14 Comments

Tinggalkan Balasan ke Info Ulul Abshor Batalkan balasan

*

*